Jumat, 28 September 2012
0 Gus Mus di 1000 Hari Gus Dur
Diposting oleh
Radar Sumursari.
di
16.46
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 Cerita Penuh Syukur
Diposting oleh
Radar Sumursari.
di
16.26
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai
membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan. Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri
seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya.
Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"
Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar
uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya.
Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan
jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala
anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke
mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah
berhari-hari tidak makan, tolong beri kami tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"
0 Cerita Lucu Dokter Hewan
Diposting oleh
Radar Sumursari.
di
15.57
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Mbok
Darmi sejak seminggu yg lalu sakit dan sdh di bawa ke dokter manapun tak
kunjung sembuh, akhirnya kang Karto Ndableg suaminya ambil inisiatif
mbawa ke Dokter Hewan .....Hladalahhh....
Dokter : Ada yg bisa di bantu pak....?
Karto : Ini pak mau meriksakan istri saya...
Dokter : Hlooww..apa ndak salah pak....sini kan Dokter Hewan....
Dokter : Ada yg bisa di bantu pak....?
Karto : Ini pak mau meriksakan istri saya...
Dokter : Hlooww..apa ndak salah pak....sini kan Dokter Hewan....
Karto : Iya..saya tahu Dok..siapa tahu bisa sembuh disini...
.soalnya dulu istri saya kan Kupu-Kupu Malam.... bisa to Dok......
Dokter : Hwalahh.....edyan....
.soalnya dulu istri saya kan Kupu-Kupu Malam.... bisa to Dok......
Dokter : Hwalahh.....edyan....
Kamis, 27 September 2012
0 Gus Dur, Sosok yang Dicintai Sekaligus Dibenci
Diposting oleh
Radar Sumursari.
di
21.14
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
JAKARTA--MICOM: Tanpa terasa, seribu hari sudah Abdurrahman Wahid
alias Gus Dur menghadap Sang Khalik. Namun demikian, segala hal tentang
Gus Dur masih membekas.
Bapak pluralisme, adalah julukan Gus Dur yang paling dikenal masyarakat. Mantan Menteri Agama Quraish Shihab mengenang pemikiran yang kerap sulit dijangkau masyarakat kebanyakan. Ia mengenal sosok cucu dari pendiri Nahdatul Ulama (NU) Hasyim Asy'ari itu memiliki pemikiran yang super rasional.
"Yang bagi beberapa orang disebut irasional," kata dia saat menghadiri peringatan 1000 hari Gus Dur di Mesjid Al Munawwaroh Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (27/8).
Bapak pluralisme, adalah julukan Gus Dur yang paling dikenal masyarakat. Mantan Menteri Agama Quraish Shihab mengenang pemikiran yang kerap sulit dijangkau masyarakat kebanyakan. Ia mengenal sosok cucu dari pendiri Nahdatul Ulama (NU) Hasyim Asy'ari itu memiliki pemikiran yang super rasional.
"Yang bagi beberapa orang disebut irasional," kata dia saat menghadiri peringatan 1000 hari Gus Dur di Mesjid Al Munawwaroh Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (27/8).
0 Quraish Shihab Sebut Pluralisme Gus Dur masih Relevan
Diposting oleh
Radar Sumursari.
di
21.11
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
JAKARTA--MICOM: Pemikiran KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur, khususnya tentang pluralisme, masih sangat relevan sampai saat ini.
Apalagi dalam kehidupan keagamaan saat ini, prasangka terhadap sesama umat beragama dan juga antar umat beragama masih saja ada.
Pengasan tersebut dikemukakan ulama besar KH Quraish Shihab ketika memberikan tausyiah pada malam Tahlil Akbar dan peringatan 1000 hari wafatnya Gus Dur yang dihadiri ribuan warga nahdliyin dan kaum Gus Durian, di kompleks pesantren Ciganjur yang didirikan Gus Dur, di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (27/9) malam.
Apalagi dalam kehidupan keagamaan saat ini, prasangka terhadap sesama umat beragama dan juga antar umat beragama masih saja ada.
Pengasan tersebut dikemukakan ulama besar KH Quraish Shihab ketika memberikan tausyiah pada malam Tahlil Akbar dan peringatan 1000 hari wafatnya Gus Dur yang dihadiri ribuan warga nahdliyin dan kaum Gus Durian, di kompleks pesantren Ciganjur yang didirikan Gus Dur, di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (27/9) malam.
Search
Diberdayakan oleh Blogger.
Translate
Postingan Populer
-
Menjadi pengusaha sukses, apalagi di usia yang sangat muda jelas butuh kerja ekstra keras dan semangat pantang menyerah. Kerja keras tak...
-
Semua orang tentu mengenal makanan gorengan. Bukan hal sulit menemukan penjual gorengan di jalanan. Tidak bisa dipungkiri, banyak orang ...
-
Menjadi pengusaha tidak harus menunggu usia tua dan modal yang besar. Usia muda tidak menghalangi seseorang sukses mengembangkan bisnis....
-
Suatu ketika Gus Dur berkenan menghadiri undangan di daerah tegal, seperti biasa Gus Dur selalu di dampingi pengawal dan sepri serta bebera...
-
Info lowongan kerja terbaru update januari 2013 di PT. UNILEVER INDONESIA Tbk sebagai operator produksi, engineering, dan Maintenance untuk ...
-
Siloker - Info Lowongan Kerja Lewat Email, salam kerja! Bingung nich sobat siloker.... belum ada info lowongan kerja terbaru yang harus di u...
-
•Ucok : "halooo...mekdi? ~Mekdi : "iya...mau pesan apa? •Ucok : "ada ayam?" ~Mekdi : "ada..." •Ucok : "bo...
-
Pernahkah Anda meragukan kebaikan sesama Anda? Apa sikap Anda terhadap kebaikan sesama Anda? Ada seorang bapak punya dua orang anak. Kedua ...
-
Ada dua orang sahabat, Salim dan Jono, bekerja pada sebuah perusahaan besar. Suatu saat mereka berdua ada tugas training ke Jakarta selama 1...
-
bukankah aku sudah mengatakan kepadamu kemarilah rengkuh aku dengan sepenuh jiwamu datanglah aku akan berlari menyambutmu tapi kau terus...
[ Archives ]
[ Partner Link ]
Flash Labels by Way2Blogging
